Halaman

Kamis, 14 Juni 2012

ILMU PENDIDIKAN 10


Filosofie Of Life

Filosofie Of Life
Extention = perpanjangan
Humor


Struktur : ada akar (ada bagian terdalam)
Radik / Akar : harus berujung pada ujung yang tidak berujung

Perilaku pendidikan harus berujung pada akar tadi.
Bagian terdalam disebut radikal

 
Rasionalisme " Logika " : Pengertian, Keputusan, Penuturan.

Ilmu Pendidikan " bukan definisi (batasan) ilmu pendidikan, tetapi frame, kerangka, peta konsep.

Mengerti artinya menangkap isi atau esensi sesuatu
Keputusan artinya menetapkan sesuatu hal kepada sesuatu baik afirmasi atau negatif
Penuturan artinya pengetahuan yang diperoleh berdasarkan pengetahuan melalui suatu pengetahuan

 
Mendidik yang baik bukan memberikan kunci jawaban, tapi memberikan proses inti pembelajaran

Pendekatan :
-Normatif / Syar’i
-Rasionalisme / Akal
-Empirisme / Mengalami

Holistik = menyeluruh, utuh
Rasio = segala sesuatu mempunyai alasannya, berdasarkan pertimbangan akal.

Inti Rasional adalah Humanisme
Humanisme artinya membuat pertimbangan

Humanisme
|
Rasionalisme
|
Empirisme
|
Positivisme
(Mytos, Religi, Metafisik)
|
Saintisisme
|
Teknologi
(Kompetensi/ Learning To Do : Belajar Melakukan, Bisa Bekerja)
|
Research
(Penelitiaan)
|
Model-Model Penelitian
|
Manusia Mengatur Diri dan
Mengatur Alam
(Supaya Hidup Mudah)

Kemampuan mengendalikan alam disebut Annihilisme.
Annihilisme = menghilangkan bobot, menjadi cahaya.

Ilmu Pendidikan ialah Antropologis (Manusia yang memanusia) / Normatif (berbicara manusia) / yang Praktis (Harus Dikerjakan).











Alhamdulillah

SELESAI

ILMU PENDIDIKAN 9


Kebahagiaan

Kebahagiaan orang tua ada 3 :
1.    Menanti kelahiran anak pertama
2.    Menanti kelulusan anak sekolah
3.    Ketika mau berumah tangga

Cinta Philos artinya Cinta Kebijaksanaan, Cinta Kebajikan, Cinta Kepada yang Luhur.

Ciptakan keteduhan pada siswa, ketenangan, keamanan dan kenyamanan terhadap siswa

Seorang guru harus betul-betul memperhatikan keadaan siswa.

ILMU PENDIDIKAN 8


Quantum Teaching

Optimisme Naturalis / pesimisme paedagogis
Man was born, not built

Ciri Dewasa :
1.   Individualitas     : Singularitas (Ketunggalan), Moralitas, Sosial

Pendidik, cirinya dewasa
-  Individu : Singularitas yang tunggal (dirinya yang tunggal), mempunyai kedirian
   Orang hidup dimana ? di rata-rata : rata-rata proteksi diri
-  Individu : Komunitas yaitu kelompok yang anggotanya jelas
   Threatment : pengobatan
-  Individu : Partikular yaitu kelompok yang anggotanya tidak / belum jelas

1 kelas = komunitas
Uber dari bhs Jerman artinya super
Siswa yang berkumpulnya dengan orang yang rajin, maka dia masuk komunitas pandai
Individuasi
Becoming himself : dia harus menjadi dirinya sendiri
Pendidikan : Upaya sadar dari orang dewesa untuk mendewasakan orang yang belum dewasa

Alat = jembatan
Guru itu sebagai instrumen
Individuasi diposisikan sebagai instrument
Siswa itu harus tahu dirinya sendiri, kalau sudah tahu dirinya akan melangkah sendiri.
Moralitas = keputusannya didasarkan pada keputusan sendiri

Tanggung Jawab yaitu melihat sepenuh pengetahuan, kemauan, kemampuan kepada yang gaib (yang tidak kelihatan, kepada Sang Tuhan)
Sosialitas = suka bergaul, suka berteman

Homo Socius

Kewaspadaan :
-  Jangan dilihat permukaannya (empiris), tapi dilihat latar belakang empiris tersebut (melihat lebih dalam)
→ Melihat lebih dalam ada bagian lebih dalamnya, yaitu akarnya.
-Teori
-Latar Belakang
-Tampilan
Orang dewasa itu tidak terjebak oleh realitas yang tampil
Dewasa selalu berkaitan dengan komunitas
Seseorang itu harus menjadi dirinya sendiri ditambah emansipasi (Kemauan untuk menjadi dirinya sendiri)




 

Prosesnya ada 3 :
1.    Spesialitas → seperti ulat (dipenjarakan, diasingkan)
2.    Alternatifitas → seperti kepompong ( ada yang pro, ada yang kontra)
Universalitas → seperti kupu-kupu (dikejar-kejar orang)

ILMU PENDIDIKAN 7


Nomotetis = atasan menentukan segala-galanya
Idiografis = Pendidikan berlangsung dari siswa sendiri (siswa oriented)

Innate Idea = punya gagasan yang dibawa Sejak lahir (Bakat)
Segala sesuatu bukan berasal dari lingkungan tetapi berasal dari gagasan yang dibawa sejak lahir (bakat)
Menurut Nativisme : kebenaran adalah tunggal; Kebenaran yang menetap
Yang ada di gagsan disebut Innate Idea (sudazh ada dari sananya " tidak muncul !)
3" Innate Idea
Angka 3 " Aksiden Essensial (Esensial : Kebenaran, Aksiden : Empiris " tampilan " berubah-ubah / beragam)
Yang diajarkan rekaman tentang agama (Kitab Suci)
_PAI : Mengajar taplak agama : bukan agama yang sebenarnya
_FISIKA " masuk aksidental esensial

Diam adalah kumpulan gerak
Gerak adalah kumpulan diam
Gerak adalah dicoba / perubahan
Mendidik itu harus harus ada eksperimen " yang aksidental esensial, yang empiris
Rasionalis tidak membutuhkan eksperiment
Bakat : tidak usah ada pendidikan, tidak perlu menunggu kejadian
Bakat " Back to nature, no go to nature

Jadilah : seorang yang empiris benar/baik ; seorang rasionalis yang tegas

1.     Apakah teori itu mendudukkan manusia sebagai manusia ? / Apakah ateori itu menghargai manusia sebagai manusia ?
2.     Apakah teori itu menjadi jembatan yang menjembatani antara manusia dengan tujuan yang ingin dicapai ?

Kenapa Nativisme baik ? Karena menghargai manusia sebagai manusia.

Empiris " Mendidik : mengubah dan merubah apa yang di didiknya
Kalau siswa tidak siap belajar, jangan dipaksa !

Yang terbuka _ cocoknya dengan idiografis / nativisme
Yang kuper _ cocoknya dengan empiris