Halaman

Kamis, 14 Juni 2012

ILMU PENDIDIKAN 6

Sistem kalau ada pendahuluan ada kesimpulan

Perilaku yang diharapkan
Sistem sosial : menghantarkan seseorang ke perilaku yang diharapkan



Oval: System Social



Oval: Perilaku yang Diharapkan
                              " Ethos   "    Mores   "    Nilai "

                                      |              |              |

                                     " Lembaga " Peranan " Harapan "

                                             |                |                 |

                                     " Kelompok  "  Iklim  "  Maksud "

                                             |                |             |

                                     " Individu " Pribadi " kebutuhan "

                                              |             |                |

                                     " Organisme " Institusi " Potensi "

Keterangan : " (Idiografis)
                      $ (Nomotetis)
 



Ethos : semangat (belajar, menghafal, dll)
Siswa dapat meniru : (Menemukan, Merakit, Menciptakan)
Mores : Moral " Bhs. Jerman : kandang sapi
Simpan siswa di tempatnya " yaitu di Aturan.
Perilaku yang sembarang " tidak diharapkan " tidak pada tempatnya " tidak ada aturan.
Melaksanakan sesuatu sesuai aturan " Tanggung jawab
Perilaku yang sudah nampak " Moral
Perilaku yang masih di ethos " Mores
Moral : Sadar akan Tugas
Amoral : Tidak Sadar akan Tugas
Nilai : Sesuatu yang dapat mengubah keadaan
Harga : Sejumlah pengorbanan / perjuangan
Tanamkan pada diri siswa kalau ingin nilai ada harga dan pengorbanannya
Alur dari Ethos"Mores"Nilai disebut pola pendidikan Idiografis (artinya : Pendidikan berlangsung dari siswa sendiri (siswa oriented)
Lingkungan pendidikan sangat tergantung pada diri siswa itu sendiri
Siswa itu yang menjadi alasan terjadi kegiatan paedagogis
Organ : Hidup harmonis,ada dinamika
Si anak kalau maju bawa ke lembaga yang baik
Person : kedok, topeng
Pendidikan Antropologis Normatif yang praktis

Secara Idiografis "tugas"nilai

Berpikir Teoritis
Berpikir Fungsional " perwujudan antara teori dan praktek sekaligus.

ILMU PENDIDIKAN 5


Pendidikan berlangsung di self-fenomenal
Pendidikan itu menggugah, bagaimana mengubah energi menjadi cahaya !
Jarak : ruang yang menuntut kita tergugah dan menggugah
Orang tidak bisa keluar dari jarak disebut sistem
Sistem = ruang orang yang mengendalikan
Ruang = sesuatu yang menuntut kita menggugah dan mengubah

Umgebung / Umwelt = orang yang dikendalikan sistem lingkungan (lingkungan yang tidak berdaya)

Tema kepribadian = tempat meletakkan
Pendidikan → ingin memberdayakan dirinya
Guru itu diangkat karena yang memiliki tema kepribadian

Tema kepribadian ada 4 : BDHK (Badan, Dunia, Historisitas, Komunikasi)
Mendidik → supaya siswa mengendalikan dirinya dan mengendalikan lingkungannya
Tidak ada kepribadian manusia, yang ada itu kepribadian orang yang berani meletakkan tema kepribadian
Guru → orang yang pandai mengolah badannya

Badan :
-Corper (cover / fisik) cirinya jaim/jaga imej
-Leib (badan jiwa)

Corper : untuk mengendalikan diri dan mengendalikan orang lain
Speak out shoot out → bicara keras, tembak tuntas
Dari system social ke pribadi yang diharapkan

Oval: System sosial
Oval: Perilaku yang diharapkan




                                                            Gerak




Gerak, ada 15 :
1.     Etos → semangat
2.     Mores → ’

ILMU PENDIDIKAN 4


Relasi, Motivasi – digabung menjadi Religi

Motivasi :
1.     Keinginan –perkuat dan perkukuh tentang keinginan
2.     Ketidakpuasan
3.     Kegagalan –rintangan diselesaikan, dia berani gagal
4.     Dihina / Hinaan –reward (penghargaan) dan funishment (hukuman)
5.     Tekanan hidup
6.     Kesalahan –trial and error (coba dan gagal)
7.     ketakutan –menjadi motivasi
8.     Kelemahan –lemah menjadi motivasi. –jembatan:hasil kelemahan
9.     Keimanan : sadar –keimanan dekat ke sadar
Religi –Relasi dan motivasi
Orang yang tidak sadar tipis imannya

”Bawalah dunia mereka (siswa) ke dunia kita (guru), dan antarkan dunia mereka ke dunia kita”
Materi pelajaran harus jadi alat.                                                                                         

Environt self                                                           
Self-concept = noumena (tersembunyi : gelap)
Self-concept : bawalah ke diri siswa
Dunia kita : mengajarkan materi pelajaran
Fenomenal self : diri yang tampil –siswa terbentuk –fen :cahaya (gejala itu cahaya)
Noumena (tidak berbentuk) =Amorphe
Keinginan pertama amorphe
Cepat posisikan materi agar tidak beku

Qauantum : lompatan / loncatan –Energi = self concept, Cahaya = fenomenal self
Self concept : energi –quantum –menjadi fenomenal self (bercahaya)
Relasi = energi (quantum)
Motivasi = cahaya
Kata –kalimat –argumen –dalil (hujjah) –asumsi (anggapan dasar / postulat:kebenaran yang menetap)
Skripsi –tesis –desertasi
Siswa apa yang diubahnya ? Keinginannnya.